Beberapa Hal Yang Sebaiknya Tidak Diucapkan Kepada Bawahan

09-05-2014

perilaku atasan

Salah satu hal yang dihadapi oleh pengusaha adalah bagaimana menghadapi dan mengelola pegawai. Kadang kala kesabaran seorang pengusaha atau bos akan diuji sampai batasnya ketika menghadapi persoalan dengan anak buah atau pegawainya. Namun bukan berarti anda sebagai pemilik usaha atau bos dapat bertindak semena-mena terhadap karyawan ketika mereka kurang sempurna dalam melakukan pekerjaan mereka atau ketika sedang berdebat terkait sebuah permasalahan dengan mereka. Secara umum ada beberapa kalimat atau ungkapan yang tidak seharusnya anda ucapkan sebagai pimpinan atau pemilik usaha kepada pegawai anda ketika keadaan sudah mulai “memanas”.

Ungkapan atau komentar reaktif dan spontan yang kurang tepat dapat merusak reputasi anda sebagai pimpinan, menghilangkan rasa percaya pegawai terhadap anda, yang bisa jadi membutuhkan waktu lama untuk mengobati rasa sakit hati yang timbul.

(Baca juga: Sedikit Tentang Pelanggan Internal)

“Saya adalah bos, lakukan apa yang saya minta.”
Ungkapan ini menunjukkan anda menetapkan standar yang berbeda antara anda sebagai pimpinan dan mereka sebagai anak buah. Sebagai anak buah mereka akan melakukan yang anda minta tapi anda kehilangan rasa hormat dari mereka karena ungkapan ini.

“Kamu beruntung bisa bekerja disini.”
Mungkin sebenarnya terbalik, anda sebagai pimpinan yang beruntung mendapatkan mereka sebagai pegawai atau anak buah. Tidak ada pegawai yang bisa bekerja dengan baik jika suasana kerja di tempat kerja membuat mereka merasa terpaksa memiliki hutang kepada pimpinan atau pemilik usaha.

(Dikunjungi 113 kali, 2 pengunjung hari ini)

Coretan Lain



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *