Menilik Faktor Keamanan Transaksi Online Perbankan

27-04-2016

Bagi kebanyakan orang, melakukan transaksi online atau mengakses informasi bank melalui ponsel atau mobile banking sekarang terasa sangat biasa. Kebanyakan dari kita tidak akan pernah berpikir ulang terkait faktor keamanan. Namun pendapat para ahli mengatakan kita harus memikirkan dan selalu waspada terhadap hal tersebut. Perkembangan ancaman kejahatan dan serangan di dunia maya meningkat pesat belakangan ini dan cara-cara yang digunakan juga semakin canggih. Oleh karena itu sudah saatnya bagi pengguna perbankan online untuk mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menciptakan transaksi dan pengalaman perbankan online yang aman.

Jangan beranggapan bank anda selalu melindungi anda.
Semua pemilik rekening bank tentu berharap bahwa bank akan 100% menjaga keamanan dana yang disimpannya. Tapi itu adalah pekerjaan yang mustahil ketika bank banyak memberikan fitur pada layanan online perbankan mereka. Celah keamanan dan peluang kejahatan akan selalu ada. Namun ada dua hal yang bisa kita lakukan untuk memperkuat keamanan dan melindungi diri kita. Pertama, gunakan kata kunci atau password yang benar-benar kuat yang terdiri dari huruh dan angka, serta tidak mengandung informasi pribadi seperti tanggal lahir, nomor telepon, dan sejenisnya. Kedua, gunakan dan aktifkan otentifikasi ganda yang disediakan oleh layanan bank. Maksudnya adalah selain dengan username dan password beberapa layanan perbankan online akan mengirimkan kode acak sebagai kunci kedua. Memang belum semua bank menyediakan fasilitas ini, namun jika ada sebaiknya diaktifkan.

(Baca juga: Kunci Sukses Pemasaran Online Bagi Usaha Kecil)

Unduh aplikasi langsung dari website bank anda.
Ini adalah cara teraman untuk mamasang aplikasi perbankan online di perangkat ponsel atau tablet anda. Akses website resmi dari bank anda dan kemudian unduh aplikasinya langsung dari website tersebut. Langkah ini membantu melindungi anda dari aplikasi palsu yang sengaja dibuat untuk menjebak dan mencuri informasi penting yang anda miliki.

transaksi online

Cara Transaksi Online Yang Aman Adalah Dengan Selalu Waspada Dan Berhati-hati

Jangan pernah klik tautan pada email.
Penipuan dengan cara phishing bukanlah hal yang baru tapi masih banyak orang yang tertipu dan menjadi korbannya. Para pelaku kejahatan dunia maya kerap mengirimkan email penipuan dengan membuat logo dan tampilan yang seolah-olah merupakan email resmi dari bank. Mereka juga akan memberikan tautan yang mengarah ke sebuah website yang seolah-olah website resmi dari bank. Yang mana kemudian meminta anda untuk memberikan username dan password yang anda miliki. Indormasi tersebut nantinya akan digunakan mereka untuk mengakses akun anda yang asli dan melakukan tindakan yang merugikan. Jika ingin mengakses informasi terkait dengan bank, lakukan di website resmi bank tersebut.

(Baca juga: Tips Mengelola Arus Kas Untuk Mengatur Keuangan Usaha)

Lakukan transaksi online pada ponsel.
Pada awalnya transaksi online perbankan masih lebih aman dilakukan dengan menggunakan laptop atau komputer karena fitur keamanan aplikasi ponsel masih belum terlalu bagus. Namun belakangan ini perkembangan aplikasi dan keamanannya sudah sangat maju, baik google maupun apple juga meningkatkan perannya dalam melakukan seleksi ketat terhadap aplikasi-aplikasi yang masuk ke pasar aplikasi mereka. Langkah ini aman dilakukan dengan catatan ponsel pintar anda belum pernah di jailbreak, karena fitur keamanan dan garansi ponsel akan tidak berlaku lagi jika sudah pernah dilakukan jailbreak.

Jadi, kita boleh beranggapan bahwa perbankan online adalah aman namun pada kenyataannya para pelaku kriminal dunia maya masih sering berhasil mencuri uang nasabah dalam jumlah yang sangat besar. Oleh karena itu melakukan langkah-langkah pengamanan ekstra sudah menjadi kewajiban bagi kita semua sebagai pengguna aplikasi perbankan online.

(Dikunjungi 86 kali, 1 pengunjung hari ini)

Coretan Lain



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *