“Pembuangan” Sebagai Indikator Kesehatan Tubuh

08-03-2013

toilet

Banyak orang mungkin tidak pernah memperhatikan “pembuangan” mereka, kotoran sebenarnya merupakan fungsi tubuh yang esensial dan dapat menjadi indikator ketika ada sesuatu yang salah terjadi dalam tubuh. Perubahan di usus besar bisa jadi akibat perubahan diet yang dilakukan, namun juga bisa menjadi pertanda bahwa tubuh Anda sedang berjuang melawan infeksi atau kondisi serius lainnya.

Berikut ini adalah beberapa petunjuk yang dapat terlihat dari kotoran Anda.

Warna
Warna dari kotoran mencerminkan apa yang anda makan. Warna coklat adalah warna yang normal untuk kotoran, sedangkan hitam dan kuning adalah warna yang tidak normal. Secara umum warna dari kotoran dipengaruhi oleh aktivitas dari empedu. Apabila warna kotoran tidak normal secara terus menerus maka dicurigai adanya penyakit seperti kanker pankreas atau hepatitis.

Bentuk
Bentuk kotoran yang kecil dan tipis dinilai oleh para ahli merupakan gejala dari kanker usus besar. Selain itu strukturnya yang lunak dan sulit untuk disiram di toilet pertanda kotoran mengandung banyak minyak yang berarti ada masalah dengan penyerapan lemak di tubuh. Bentuk yang ringan sehingga mengambang di permukaan air karena mengandung banyak gas tidak menunjukkan masalah.

Bau
Meski secara umum kotoran memiliki bau yang tidak sedap, namun adanya bau aneh juga patut dicurigai. Bau pada kotoran disebabkan karena komponen penyusunnya yang memiliki kandungan senyawa dengan bau busuk. Apabila bau kotoran lebih menyengat, bisa jadi ada infeksi di usus besar atau kotoran sudah berada terlalu lama di dalam usus besar.

Sembelit
Kotoran yang kering, keras, dan sulit untuk dikeluarkan adalah pertanda sembelit. Orang dengan sembelit biasanya buang air besar kurang dari tiga kali seminggu. Sembelit disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya pola diet yang tidak baik, kurang olahraga, pengobatan tertentu, kurang makan buah, dan berbagai gangguan usus besar.

Diare
Diare terjadi ketika kotoran Anda berbentuk cair dan cepat sekali dikeluarkan oleh tubuh. Secara umum diare bertahan satu sampai dua hari. Hal ini adalah cara normal tubuh mengeluarkan substansi racun seperti bakteri dan virus, namun juga dapat berakibat dehidrasi.

Nah, mulai sekarang sepertinya anda harus mulai sering-sering melongok kebawah untuk melihat bagaimana kondisi kotoran yang keluar. Apakah sudah ideal atau belum, hehehehe…

(Dikunjungi 160 kali, 2 pengunjung hari ini)

Coretan Lain



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *