Usaha Toko Kelontong Untuk Menjual Lebih Banyak

06-03-2017

Bagaimana usaha toko kelontong untuk bisa menjual produk lebih banyak? Semua pemilik atau pengelola toko kelontong pasti memiliki harapan untuk selalu bisa menjual produk lebih banyak. Baik kepada pelanggan lamanya atau kepada orang yang belanja pertama kali ke tokonya. Sebuah studi yang pernah dilakukan menunjukkan bahwa lebih dari 80% orang atau pelanggan yang datang berbelanja di toko kelontong hanya menghabiskan waktu tidak lebih dari lima menit. Dan studi lain memberikan gambaran bahwa lebih dari 75% pembelian camilan atau snack dilakukan secara impulsif atau tidak direncanakan sebelumnya.

Untuk pelanggan tetap yang setia berbelanja di toko kelontong yang anda kelola, mungkin anda sudah mengetahui dan memahami kebiasaannya. Apa yang dibeli, berapa banyak yang dibeli, bahkan merk favoritnya pun anda mungkin sudah hafal dan sudah tersedia lengkap di toko kelontong anda. Tapi bagaimana dengan mereka yang hanya datang belanja sesekali atau bahkan pertama kali, yang menurut sebuah penelitian hanya akan menghabiskan waktu kurang dari lima menit untuk berbelanja.

(Baca juga: Strategi Toko Kelontong Dan Pelanggan Malas)

Ada beberapa cara yang bisa diterapkan agar toko kelontong menjual produk lebih banyak kepada pelanggan atau pembeli yang datang. Salah satu cara mudah untuk “menggoda” pelanggan toko kelontong agar berbelanja lebih banyak adalah dengan memanfaatkan perilaku impulsif mereka. Dan waktu yang tepat untuk itu adalah ketika mereka para pelanggan berdiri didekat lokasi kasir atau tempat membayar. Memanfaatkan situasi tersebut, anda sebagai pemilik atau pengelola toko kelontong sebaiknya bisa menangkap peluang yang ada untuk menjual lebih produk lebih banyak. Berikut adalah beberapa kiat yang bisa anda coba untuk menangkap peluang tersebut.

usaha toko kelontong

Desain Yang Baik Membantu Usaha Toko Kelontong Modern Ataupun Tradisional Bisa Menjual Produk Lebih Banyak

Buatlah desain atau tata letak produk yang menarik di sekitar area kasir. Jangan terlalu banyak, cukup beberapa dan utamakan produk baru atau varian baru dari sebuah produk yang sudah ada. Sambil menunggu proses pembayaran atau menunggu uang kembalian, mata dan tangan pelanggan umumnya tidak akan diam. Mereka akan mencoba untuk meraih atau setidaknya menyentuh produk yang berada dalam jangkauan tangan mereka. Tidak jarang pada akhirnya pelanggan tersebut akan tertarik membeli produk yang ada dipajang disekitar area kasir.

Meletakkan produk promosi unggulan toko kelontong anda dekat dengan kasir atau tempat pembayaran selain membuat “pasti terlihat” oleh pelanggan ketika mereka melakukan pembayaran, juga memudahkan anda untuk sedikit berpromosi sambil memegang langsung produk untuk ditunjukkan kepada pelanggan. Menunjukkan langsung dan mengajak pelanggan ikut memegang produk akan meningkatkan kemungkinan terjualnya produk tersebut.

(Baca juga: Barang Dagangan Wajib Toko Kelontong)

Hal penting lain yang perlu diperhatikan agar sebuah usaha toko kelontong menjual produk lebih banyak adalah jangan monoton. Rubah tatanan produk dan ganti produk secara berkala. Perubahan jenis dan tatanan produk yang terletak disekitar lokasi pembayaran atau kasir dapat memberikan kesan dinamis dan tidak membosankan bagi pelanggan, terutama pelanggan yang sering berbelanja di toko kelontong milik anda. Hal ini juga dapat memicu pelanggan untuk lebih ingin tahu produk apa saja yang tersaji atau ditata disekitar area kasir. Hal ini tentu membuka peluang terjadinya pembelian impulsif yang lebih besar.

Coretan Lain



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *